6 Jenis Spesies Fauna di Hutan Gugur

6 Jenis Spesies Fauna di Hutan Gugur

6 Jenis Spesies Fauna di Hutan Gugur – Pada hakikatnya karakteristik bioma hutan gugur memiliki empat musim yang berbeda, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Dimana setiap ada dalam musim gugur daun tumbuhan wilayah ini senantiasa berubah warna. Hal itu terjadi keluaran sgp selama bulan-bulan, bahkan ketika dingin pohon-pohon kehilangan daunnya. Kondisi yang demikianlah banyak fauna khas yang menghuni hutan gugur termasuk seperti serangga, laba-laba, reptil, dan burung. Hutan gugur tropis dan sub tropis juga merupakan rumah bagi mamalia seperti gajah, monyet, harimau, dan jerapah.

Bioma hutan gugur hanya ada di wilayah Amerika Selatan, khususnya yang besar di Chili selatan dan pantai Timur Tengah Paraguay. Bahkan setidaknya ada hutan gugur yang terletak di Selandia Baru, dan Australia Tenggara juga dengan wilayah dan perwilayahan ini memiliki suhu tahunan rata-rata di hutan gugur adalah 50 ° F, dimana untuk makna curah hujannya rata-rata adalah 30 sampai 60 inci setahun.

European Red Squirrel (Tupai Merah Eropa)

Tupai merah Eropa hidup di European Deciduous Forest. Tupai merah lebih suka tinggal di hutan tetapi di beberapa tempat mereka tinggal di kebun dan taman. Tupai merah, seperti semua tupai adalah hewan pengerat. Mereka memiliki gigi kuat yang dibuat untuk membuka biji pinus dan biji. Mereka memiliki empat jari di setiap kaki dengan cakar yang panjang dan tajam untuk membantunya meraih kulit kayu saat memanjat pohon.

Mereka dapat menopang seluruh berat badan mereka saat mendaki. Tupai merah memiliki ekor lebat panjang yang digunakan untuk menyeimbangkan bobotnya saat memanjat pohon. Panjang tupai sekitar 36,5 cm. (13 sampai dengan 18 inci), termasuk ekornya.

Coyote (Anjing Hutan)

Coyote termasuk dalam keluarga anjing. Mereka memang terlihat sangat mirip dengan serigala, tetapi jika kita melihatnya dari dekat, kita mungkin melihat beberapa perbedaan. Misalnya, coyote lebih kecil, memiliki hidung lebih sempit, dan telinga lebih panjang dari serigala.

Hewan jantan dewasa biasanya memiliki berat 18 sampai 44 pon, sedangkan perempuan 7 sampai 18 pon. Mereka memiliki panjang 4 kaki, termasuk ekor 11 sampai 16 inci. Coyote adalah campuran abu-abu, coklat, dan kuning.

Bald Eagle/Fish Eagle/Sea Eagle (Elang botak)

Elang Botak adalah burung nasional Amerika Serikat. Itu dianggap elang laut yang memiliki kepala putih. Itu besar dan kuat dan beratnya delapan sampai dua belas pon. Lebar sayap mereka bisa dua meter (tujuh kaki) dan mereka bisa lebih besar dari satu meter dari kepala hingga ekor.

Elang Botak memiliki paruh melengkung yang besar dan sangat kuat. Jari-jari kakinya memiliki cakar yang merupakan cakar yang sangat kuat. Mereka memiliki penglihatan luar biasa yang membantu mereka berburu.

 Elang Botak ditemukan di sebagian besar taiga Amerika Utara tetapi delapan puluh persen di antaranya ada di Alaska. Mereka membangun beberapa macam sarang yang ukurannya bisa sangat besar dan bisa di pohon, di tebing, dan di tanah. Mereka tidak perlu makan setiap hari dan akan mengubah pola makan mereka tergantung di mana mereka tinggal.

Coyote (Anjing Hutan)

Coyote termasuk dalam keluarga anjing. Mereka memang terlihat sangat mirip dengan serigala, tetapi jika kita melihatnya dari dekat, kita mungkin melihat beberapa perbedaan. Misalnya, coyote lebih kecil, memiliki hidung lebih sempit, dan telinga lebih panjang dari serigala.

Hewan jantan dewasa biasanya memiliki berat 18 sampai 44 pon, sedangkan perempuan 7 sampai 18 pon. Mereka memiliki panjang 4 kaki, termasuk ekor 11 sampai 16 inci. Coyote adalah campuran abu-abu, coklat, dan kuning.

Duckbill Platypus (Platipus Paruh Bebek)

Platipus paruh bebek hidup di hutan gugur Australia. Ukurannya sekitar setengah dari ukuran kucing rumahan. Ia memiliki rambut tebal kecuali paruh dan kakinya. Punggungnya berwarna coklat tua dan berwarna kuning muda di bagian perutnya. Ekornya mempunyai jaringan lemak yang berfungsi untuk menyimpan energi.

Tubuhnya ramping dan rata. Ia memiliki kaki pendek dan kaki depan berselaput. Kaki belakang sebagian berselaput. Kaki mereka memiliki kuku yang lebar untuk menggali. Laki-laki memiliki taji berongga di pergelangan kaki mereka yang membawa racun. Mereka menggunakan racun ini sebagai perlindungan.

Paruhnya berbentuk seperti paruh bebek. Paruh ini sensitif untuk disentuh. Itu datar, lembut dan kenyal dengan banyak saraf. Paruhnya memiliki lubang hidung untuk bernapas yang bisa ditutup saat masuk ke dalam air.

Eastern Chipmunk (Tupai Timur)

Tupai Timur adalah hewan kecil yang sangat lucu. Ini adalah tupai tanah yang panjangnya sekitar 5-6 inci dan beratnya sekitar 3 ons. Warnanya merah kecoklatan. Kepalanya memiliki dua garis putih di atas dan di bawah mata. Telinganya pendek dan membulat dan tegak di atas kepalanya. Lima garis hitam dengan garis putih di punggung mereka. Perut dan sisinya berwarna putih dan ekornya berwarna hitam di atas dan di bawahnya berkarat. Saat berlari, ia menjulurkan ekornya ke atas. Itu membuat suara celoteh atau lemparan tajam saat marah.

Tupai timur berasal dari Amerika Utara dan dapat ditemukan di hutan gugur di bagian tenggara Kanada dan bagian timur Amerika Serikat. Mereka bukan spesies yang terancam punah dan dapat beradaptasi dengan hutan lebat atau kehidupan pinggiran kota.

 

5 Jenis Fauna Langka di Dunia

5 Jenis Fauna Langka di Dunia

5 Jenis Fauna Langka di Dunia – Dunia ini memang penuh dengan serba serbi. Kita tak akan pernah habis mempelajari dunia dan isinya. Selalu ada hal baru dan menarik yang bisa kita ketahui dari alam ini. Bicara soal alam, memang bukan hanya manusia saja penghuninya. Ada flora dan fauna yang juga menghuni alam kita. Dari berbagai flora dan fauna tersebut https://www.hunanbardstown.com/ pasti ada yang unik dan langka. Pastinya kamu penasaran dan ingin tahu lebih lanjut tentang aneka fauna dan flora yang unik bukan. Atau jangan jangan malah kamu pernah bertemu dengan salah satunya. Yuk segera simak pembahasan BP-Guide mengenai flora dan fauna langka.

Ikan Mola Mola

Sering disebut sunfish, ikan mola mola ini akan sangat mengejutkan mereka yang pertama melihatnya. Ukurannya yang super https://limedlabs.com/ jumbo hingga lebih dari 5 meter bikin siapa pun yang melihat pasti langsung takut. Berat tubuh ikan ini bisa mencapai 2,25 ton loh. Dijuluki sunfish karena ikan ini sesekali mendekati permukaan laut untuk berjemur sejenak. Meski predator, ia hanya kerap memakan ubur-ubur saja. Mirip bakso gepeng, ikan ini banyak ditemukan di negara perairan tropis. Memiliki mata besar, bentuknya pipih dengan sirip menjulang ke atas dan bawah. Kamu bisa menemukan hewan ini di Indonesia. Utamanya di perairan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Ikan ini kerap terlihat pada bulan Juli hingga November.

Ikan Beo Biru

Ikan ini biasanya hadir dalam ukuran hingga 1,2 meter loh. Ikan unik ini bisa menghabiskan 80 persen hidupnya untuk mencari makan saja. Bentuknya yang lucu membuatnya bisa ditemukan di sekitar terumbu karang di perairan dangkal di daerah tropis atau subtropis bagian nova88 login barat Samudra Karibia dan Atlantik. Dijuluki ikan beo biru karena memang warnanya biru cemerlang.

Ikan ini biasanya hadir dalam ukuran hingga 1,2 meter loh. Ikan unik ini bisa menghabiskan 80 persen hidupnya untuk mencari makan saja. Bentuknya yang lucu membuatnya bisa ditemukan di sekitar terumbu karang di perairan dangkal di daerah tropis atau subtropis bagian barat Samudra Karibia dan Atlantik. Dijuluki ikan beo biru karena memang warnanya biru cemerlang.

Udang Mantis

Udang mantis tergolong hewan predator dengan capit depan mirip belalang sembah. Hidup di perairan, udang ini memiliki maksimum smatopod sekitar 20 cm. Ada garis gelap yang membentang di sepanjang tepi posterior dari bagian toraksnya.

Udang mantis muncul dengan varietas yang beraneka warna. Hewan dengan 8 segmen abdomen dan mempunyai telson berwarna kuning yang ditandai dengan dua bintik-bintik cokelat gelap yang dikelilingi warna putih. Dengan sepasang tombak pada kaki depannya bisa meluncurkan tenaga besar untuk menyerang musuhnya.

Semut Panda

Penampilan luar suatu hewan bisa jadi menipu. Yang tampak jinak dan sama sekali tak berbahaya bisa jadi hewan paling mematikan. Contohnya adalah Semut Panda yang banyak ditemukan di bagian barat Amerika dan Meksiko.Mirip semut berbulu, hewan ini bernama latin Euspinolia militaris. Berbulu putih halus mirip panda oleh karenanya disebut semut panda. Sebenarnya ini bukanlah seekor semut melainkan seekor tawon yang tak memiliki sayap. Awal kemunculannya di tahun 1938 di Cile. Menakutkan karena sengatannya cukup kuat. Bahkan sengatan dari semut panda mampu melumpuhkan seekor sapi. Hewan ini pun mendapat julukan sebagai cow killer.

Babi Laut

Hewan yang satu ini unik dari segi nama karena sama sekali tak ada kaitannya dengan babi. Tergolong echinodermata, hewan ini memiliki nama latin Scotoplanes globosa. Jarang ditemukan karena hidupnya pada bagian terdalam laut minimal 1000 meter.Awalnya ditemukan oleh Hjalmar Théel yang merupakan ahli zoologi dari Swedia. Ia menemukan babi laut pada tahun 1882. Sebutan babi laut diberikan karena bentuk hewan yang bulat lonjong dan berlemak. Terlebih lagi, hewan warna merah muda ini memiliki kaki besar mirip tabung. Hewan dengan panjang 5 hingga 10 cm ini memiliki 7 pasang kaki. Hewan ini memakai indra penciuman untuk mendeteksi makanan. Mereka memakan remah hasil pembusukan binatang atau tanaman yang terkubur di dalam lumpur.

Pengertian Fauna Jenis Karakteristik dan Fungsinya

Pengertian Fauna Jenis Karakteristik dan Fungsinya

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki slot qris keragamanan hayati yang mengagumkan dibandingkan negara lain. Berdasarkan penjelasan di jurnal “Buana Sains 10(2)”, Indonesia memiliki 10% berasal dari spesies bunga di dunia, 12% berasal dari spesies mamalia di bumi, 16%  berasal dari semua spesies reptil dan amfibi, 17% berasal dari semua spesies burung, dan 25% berasal dari semua spesies ikan. Pada artikel kali ini akan dibahas lebih dalam berkenaan fauna dan persebarannya di Indonesia.

Pengertian Fauna

Secara sederhana, fauna adalah hewan. Sedangkan pengertian secara umum adalah segala tipe hewan yang hidup di dunia. Kata fauna berasal berasal dari bahasa latin. Kata selanjutnya memiliki arti ‘alam hewan’. Di dalam mitologi Romawi, fauna sanggup diartikan sebagai kakak berasal dari faunus. Hal itu berarti bahwa sebagai roh yang baik hutan dan daratan.

Jenis-jenis Fauna di Indonesia

Zona Peralihan (Wilayah Tengah Indonesia)

Zona ini meliputi wilayah sedang Indonesia, yaitu Sulawesi dan Nusa Tenggara. Pada wilayah ini terkandung hewan oposum yang lebih serupa bersama dengan hewan berasal dari zona Australasia. Selain itu, Di Indonesia anggota sedang terkandung hewan khas Indonesia misalnya anoa serverjatim.com di Sulawesi, babirusa bersama dengan taring panjang dan melengkung di Sulawesi dan Maluku anggota barat, biawak komodo sisa fauna purba di Pulau Komodo, burung maleo di Sulawesi dan Kepulauan Sangihe.

Zona Oriental (Wilayah Barat Indonesia)

Jenis-jenis hewan pada zona ini memiliki kemiripan bersama dengan tipe hewan di Benua Asia yang terdiri atas banyak spesies mamalia berukuran besar, seperti gajah, banteng, badak, serta harimau dan terkandung beragam tipe kera, seperti orang utan, bekantan, tarsius, dan loris hantu.

Zona Australasia (Wilayah Timur Indonesia)

Zona ini meliputi wilayah timur Indonesia, yaitu Maluku dan Papua. Jenis-jenis hewannya memiliki kemiripan bersama dengan tipe hewan di Benua Australia, yaitu mamalia berukuran kecil atau hewan berkantung, seperti kuskus, bandicot, oposum, dan kanguru tipe berkantung dan musang berkantung di Maluku anggota timur dan Papua. Jenis burungnya memiliki bervariasi warna seperti burung cendrawasih yang terkandung banyak di Papua dan sedikit di Maluku. Daerah di wilayah Indonesia Timur dikenal sebagai dunia burung. Ada 28 tipe burung berbulu, di antaranya burung cendrawasih, kakatua berjambul, dan kasuari.

Karakteristik fauna

Berikut ini adalah tanda-tanda atau karakteristik fauna:

  • Merepresentasikan semua kehidupan binatang.
  • Membutuhkan tumbuhan atau hewan lain sebagai makanannya.
  • Semua hewan sanggup bergerak bebas.
  • Tidak memiliki dinding sel.
Fungsi fauna

Ada banyak manfaat fauna di muka bumi, khususnya untuk manusia. Berikut diantaranya:

  • Penghasil bahan pangan.
  • Penghasil bahan sandang.
  • Menjaga keseimbangan lingkungan.
  • Menjaga kesuburan tanah.
  • Sumber bahan obat.

Jenis Jenis Flora Beserta Faktor Persebarannya

flora

Flora adalah kata yang berasal berasal dari bhs latin, yang bermakna adalah model tumbuhan tertentu yang biasanya miliki tingkat populasi yang terbilang sedikit.

Biasanya flora dipanggil dengan sebutan nabatah, di dalam penggunaannya bakal senantiasa diberi imbuhan dengan nama geografis. Misalnya saja nabatah Jawa, nabatah Asia atau nabatah Eropa.

Flora Indonesia mencerminkan gates of olympus percampuran spesies Asia, Australia dan tumbuhan endemik. Hal ini disebabkan letak geografis Indonesia yang terdapat di pada dua benua. Kepulauan Indonesia terdiri berasal dari bermacam lokasi menjadi berasal dari hutan hujan tropis dataran rendah utara dan hutan musiman dataran rendah selatan lewat perbukitan dan vegetasi pegunungan, hingga vegetasi semak pegunungan.

Jenis-Jenis Flora di Indonesia

Flora miliki model yang begitu banyak dan banyak variasi yang dibagi menjadi sebagian kelompok. Beberapa proporsi model flora yang ada di Indonesia pada lain:

Hutan musim yang terkandung di kawasan pengeluaran sgp pada suhu udara tinggi. Kondisi tumbuhan di hutan musim miliki perbedaan pada selagi kemarau dan hujan. Saat kemarau, tumbuhannya bakal meranggas dan pada musim hujan bakal kembali hijau.
Hutan hujan tropis yang berada di kawasan dengan curah hujan tinggi. Hutan hujan tropis di Indonesia banyak dijumpai di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
Sabana adalah padang rumput yang diselingi pepohonan bergerombol. Umumnya, sabana berada di kawasan dengan curah hujan sedikit.
Hutan bakau atau mangrove yang berada di kawasan pantai berlumpur. Di Indonesia, hutan bakau dapat dijumpai di Papua, Sumatera bagian Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.

Faktor yang Mempengaruhi Persebaran Flora

Terdapat bermacam faktor yang merubah starlight princess persebaran flora dan fauna di Indonesia. Berikut Pijar Belajar rangkum bermacam faktor yang merubah persebaran flora dan fauna. Berbagai faktor ini biasanya berpengaruh pada habitat dan kemampuan beradaptasi flora dan fauna.

  • Unsur klimatik, yaitu faktor yang terjalin dengan iklim. Unsur klimatik yang merubah persebaran flora dan fauna adalah curah hujan, suhu, angin, hingga kelembapan udara.
  • Faktor edafik, yaitu faktor yang terjalin dengan tanah.
  • Faktor relief bumi (geografis), seperti lokasi perbukitan, tanah lapang, dan sebagainya.
  • Faktor makhluk hidup, seperti pembabatan hutan secara liar yang tanpa mengerti memicu flora dan fauna dapat terancam punah atau bermigrasi ke habitat yang baru.

Baca Juga : 5 Jenis Fauna di Negara Australia

Karakteristik Flora Bagian Barat

Volume iklim dan curah hujan yang tinggi. Flora bagian barat tentu tumbuh subur dengan iklim dan intensitas hujan yang sering. Sehingga banyak ditemukan flora bagian barat yang tumbuh subur di Kalimantan dan Sumatra.
Kondisi berasal dari hutan yang rimbun dan miliki kontur tanah yang baik bagi kelangsungan flora. Hal ini dapat ditemukan di di dalam empat model hutan, seperti hutan hujan tropis, hutan bakau, hutan musim, dan hutan sabana tropis.
Adanya hutan bakau dan mangrove di pinggiran pantai sebagai habitat dan juga ekosistem yang baik bagi flora bagian barat.
Ada sebagian flora yang miliki ukuran tinggi lebih-lebih menggapai 50 meter. Biasanya flora ini kerap ditemukan di hutan hujan tropis yang sebenarnya rimbun dan mendistorsi cahaya matahari untuk hingga ke permukaan tanah.

Penyebab Terjadinya Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Penyebab Terjadinya Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Penyebab Terjadinya Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia – Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia memiliki sekitar 29.375 spesies tumbuhan dan 515.696 spesies hewan, yang sebagian besar merupakan endemik, yaitu hanya ditemukan di Indonesia. Persebaran flora dan fauna di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Air:

Air merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup. Ketersediaan air dipengaruhi oleh iklim, relief, dan tanah. Di Indonesia terdapat berbagai sumber air, seperti sungai, danau, laut, rawa, mata air panas, dan air terjun. Sumber air ini menjadi habitat bagi slot tergacor berbagai jenis tumbuhan dan hewan air. Misalnya, sungai menjadi habitat bagi ikan arwana, udang galah, buaya muara, dan lumba-lumba irrawaddy. Danau menjadi habitat bagi eceng gondok, teratai, ikan nila, dan ikan mas koki. Laut menjadi habitat bagi terumbu karang, rumput laut, ikan hiu, dan penyu. Rawa menjadi habitat bagi pohon nipah, pohon bakau, ikan gabus, dan burung bangau. Mata air panas menjadi habitat bagi bakteri termofil, alga biru, ikan air panas, dan kepiting air panas. Air terjun menjadi habitat bagi lumut, paku air, ikan pelangi, dan kodok air terjun.

  • Iklim:

Indonesia berada di daerah tropis yang memiliki suhu dan curah hujan yang tinggi sepanjang tahun. Iklim ini mendukung pertumbuhan berbagai jenis tumbuhan, seperti hutan hujan tropis, hutan mangrove, hutan rawa, hutan musim, savana, dan padang rumput. Iklim ini juga mempengaruhi kehidupan hewan, seperti burung, primata, kadal, ular, serangga, dan amfibi.

  • Relief:

Indonesia memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari dataran rendah hingga pegunungan tinggi. Relief ini mempengaruhi jenis tanah, ketersediaan air, dan adaptasi tumbuhan dan hewan. Misalnya, di dataran rendah banyak ditemukan tanaman berakar tunggang, seperti padi, jagung, tebu, dan kelapa. Sedangkan di pegunungan banyak ditemukan tanaman berakar tunggal atau serabut, seperti anggrek, pakis, edelweis, dan jambu batu. Hewan-hewan juga menyesuaikan diri dengan relief tempat mereka hidup. Misalnya, harimau sumatera hidup di hutan dataran rendah sampai pegunungan, sedangkan anoa hidup di hutan pegunungan.

  • Manusia:

Manusia merupakan makhluk hidup yang memiliki kemampuan berpikir, berkomunikasi, dan berbudaya. Manusia mempengaruhi persebaran flora dan fauna di Indonesia melalui berbagai aktivitas, seperti pertanian, perkebunan, perikanan, perburuan, perdagangan, pelestarian, dan pariwisata. Aktivitas manusia ini dapat memberikan dampak positif atau negatif bagi flora dan fauna. Dampak positif antara lain: meningkatkan produksi pangan, mengembangkan industri, menciptakan lapangan kerja, melestarikan keanekaragaman hayati, dan meningkatkan pendapatan daerah. Dampak negatif antara lain: merusak lingkungan, mengurangi habitat, menimbulkan pencemaran, menyebabkan kepunahan, dan menurunkan kesehatan masyarakat.

  • Tanah:

Tanah merupakan media tumbuh bagi tumbuhan dan sumber makanan bagi hewan. Jenis tanah dipengaruhi oleh iklim, relief, bahan induk, organisme hidup, dan waktu. Jenis tanah yang ada di Indonesia antara lain: tanah aluvial (berasal dari endapan sungai), tanah andosol (berasal dari abu vulkanik), tanah latosol (berasal dari pelapukan batuan beku), tanah podsolik (berasal dari pelapukan batuan sedimen), dan tanah gambut (berasal dari akumulasi bahan organik). Jenis tanah ini mempengaruhi kesuburan tanah dan jenis tumbuhan yang dapat tumbuh di atasnya. Misalnya, tanah aluvial subur dan cocok untuk tanaman pangan, sedangkan tanah gambut kurang subur dan cocok untuk tanaman khas rawa. Hewan-hewan juga memilih jenis tanah yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Misalnya, gajah sumatera lebih suka hidup di daerah dengan tanah aluvial, sedangkan badak jawa lebih suka hidup di daerah dengan tanah podsolik.




Yoast SEO

Karakteristik Benua Afrika Sebagai Benua Terbesar Kedua di Dunia

Karakteristik Benua Afrika Sebagai Benua Terbesar Kedua di Dunia – Karakteristik Benua Afrika adalah salah satu benua terbesar kedua di dunia dan menempati urutan kedua dengan jumlah orang terbanyak setelah Benua Asia. Benua yang satu ini mempunyai luas wilayah 30.224.050 km persegi, yakni 20,3 persen dari seluruh total daratan yang ada di Bumi. slot deposit 10 ribu Pada dasarnya, Afrika adalah tempat bagi sepertujuh populasi dunia. Benua Afrika sendiri mempunyai gurun panas yang paling besar dan juga hutan tropis yang paling besar kedua di dunia yang menghambat pembangunan transportasi dan juga ekonominya.

Di tengah-tengah benua, tepatnya di sisi barat, hampir tidak tertembus hutan hujan dan hal itu menghambat transit orang dan juga barang-barang. Menurut situs natio cnalgeographic.org, Benua Afrika mempunyai delapan wilayah utama. Mulai dari Sahara, Sahel, sabana, dataran tinggi Ethiopia, pantai Swahili, hutan hujan, danau terbesar Afrika, dan juga Afrika Selatan.

Karakteristik Benua Afrika

Afrika adalah satu-satunya benua yang dilalui oleh garis lintang 0 derajat atau dapat kita sebut sebagai khatulistiwa dan juga garis bujur 0 derajat, serta garis balik utara dan selatan sekaligus.

1. Letak dan Luas Benua Afrika

Afrika memang menjadi benua terbesar kedua di dunia setelah benua Asia dan Amerika. Benua yang satu ini juga mempunyai penduduk yang sangat padat walaupun mempunyai wilayah yang luas dan menempati posisi nomor dua penduduk terbanyak setelah Asia.

a. Di sebelah utara Benua Afrika berbatasan langsung dengan Laut Tengah atau Laut Mediterania dan juga Benua Eropa.
b. Kemudian di sebelah Timur, berbatasan langsung dengan Laut Merah dan juga Samudra Hindia.
c. Di sebelah Selatan dan juga Barat berbatasan langsung dengan Samudra Atlantik.

2. Kondisi Fisik Benua Afrika

Karakteristik Benua Afrika berikutnya yaitu kondisi fisik dari Benua Afrika. Dimana Benua Afrika adalah salah satu benua yang berbeda dengan benua starlight princess slot online lainnya. Wilayahnya dilalui oleh tiga garis lintang utama, yakni garis khatulistiwa (0°), garis balik Utara (23 ½°LU), dan garis balik Selatan (23 ½°LS).

a. Gurun di Afrika

Jika membahas tentang Afrika, maka pasti kita akan mengingat tentang persebaran gurun yang ada di Benua Afrika. Hal itu bisa kita jumpai di sekitar garis balik Utara dan garis balik Selatan. Kawasan gurun di bagian Selatan mempunyai potensi ataupun letak yang lebih tinggi dibandingkan dengan kawasan gurun yang ada di bagian Utara.

b. Gunung, Pegunungan, dan Plato di Afrika

Apabila kita berjalan ke arah Afrika Selatan, maka kita akan menemukan banyak mata air dan juga aliran sungai dengan ketinggian antara 500 hingga 1.200 m dari permukaan laut. Selain itu, di daerah tersebut juga banyak ditemukan plato dan juga pegunungan yang memang terkenal dengan pemandangannya.