8 Jenis Tanaman Bonsai dari Jepang Sebagai Hiasan Rumah

8 Jenis Tanaman Bonsai dari Jepang Sebagai Hiasan Rumah – Bonsai merupakan tanaman hias yang berasal dari Jepang. Tanaman ini sengaja togel macau dibuat dalam wadah atau pot kecil dengan bentuk menyerupai pohon asli namun dalam ukuran mini. Seperti dikutip dari bonsaiempire, bonsai selama ini dianggap sebagai tanaman hias indoor atau di dalam ruangan. Namun nyatanya, bonsai akan lebih baik berada di luar ruangan agar terpapar alam, seperti tanaman pada umumnya.

Bonsai Cemara

Pohon cemara mampu beradaptasi pada lingkungan basa maupun asam. Bonsai cemara, memiliki ciri daun kecil memanjang, berwarna hijau abu-abu, dan beruas seperti rambut ekor kuda, serta batang yang beralur. Pohon cemara identik dengan tanaman yang tumbuh di dataran tinggi, dan memberi efek sejuk. Dengan teknik bonsai, Anda bisa membawa nuansa sejuk ke pekarangan rumah Anda.

Bonsai Sakura

Bonsai sakura merupakan salah satu jenis bonsai terbaik yang digemari masyarakat. Tanaman sakura yang berasal dari Jepang bisa Anda hadirkan di lingkungan rumah Anda dengan teknik bonsai. Di Jepang, bonsai dianggap sebagai lambang kecantikan, keberanian, dan pembaharuan. Bunga sakura bisa tumbuh dengan warna putih dan merah.

Bonsai Azalea

Azalea merupakan tanaman asal jepang, berdaun hijau gelap kecil dengan bunga berwarna merah muda saat mekar. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman yang bisa dijadikan bonsai. Untuk memelihara bonsai Azalea, sebaiknya Anda menjaga kelembaban tanah media tanam bonsai.

Bonsai Anting Putri

Bonsai anting putri memiliki bentuk spaceman slot ranting yang unik. Batang bonsai ini lurus tegak seperti tiang dan memiliki sejumlah cabang. Butuh usaha lebih untuk merawat jenis bonsai ini karena rumput liar kerap tumbuh di sekitar tanaman ini.

Bonsai Adenium

Jenis tanaman ini berasal dari dataran Afrika dan Arab. Bunga pada bonsai Adenium berwarna merah muda dengan kontur batang yang besar di bagian bawah, dan semakin mengecil pada bagian atas. Bonsai jenis ini digemari masyarakat karena bentuk batangnya yang gemuk dan indah.

Bonsai Bambu

Bambu juga merupakan salah satu jenis tanaman yang bisa dijadikan bonsai. Teknik ini digunakan saat seseorang ingin menghadirkan tanaman bambu di ruang yang kecil, baik di dalam maupun di luar ruangan.

Bonsai Anggur

Pohon anggur sebenarnya merupakan tumbuhan berukuran besar dan hidup di alam bebas. Namun dengan teknik bonsai pohon ini bisa ditanam dan dipelihara di dalam rumah. Buah anggur yang dipanen dari bonsai pun dapat dikonsumsi.

Bonsai Bougenville

Daya tarik tanaman bougenville ada pada bunga dan daunnya. Warna tanaman bougenville beragam, mulai dari pink, kuning, magenta, ungu, dan putih. Masyarakat Indonesia banyak menanam bougenville jenis glabra berwarna pink keunguan. Ciri bunga pada bougenville ini tipis namun lebar. Lantaran punya beragam pilihan warna yang cantik, menjadikan bonsai bougenville banyak diminati untuk mempercantik ruangan dalam rumah maupun perkantoran.

Mengenal Jenis Semut Indonesia: Pahlawan Pengatur Ekosistem

Mengenal Jenis Semut Indonesia: Pahlawan Pengatur Ekosistem

Mengenal Jenis Semut Indonesia: Pahlawan Pengatur Ekosistem – Semut, makhluk kecil yang sering di anggap remeh, memiliki peran yang sangat penting dalam ekosistem. Mereka bukan hanya pengumpul makanan, tetapi juga pengurai slot bni bahan organik, penyebar benih, dan bahkan sebagai predator bagi hama-hama tanaman. Di Indonesia, negara kepulauan dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, terdapat berbagai jenis semut yang mendiami beragam habitat mulai dari hutan hujan tropis hingga perkotaan. Mari kita telusuri beberapa jenis semut yang menarik di Indonesia:

Baca Juga : Kera dan Monyet: Beragamnya Spesies di Dunia Primata

Semut Argentini (Linepithema humile)

Semut Argentini, juga di kenal sebagai semut Argentina, merupakan salah satu spesies semut invasif yang berasal dari Amerika Selatan. Meskipun bukan asli Indonesia, semut ini telah menyebar luas di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di daerah perkotaan. Mereka di kenal sebagai hama rumah tangga karena membangun sarang di dalam rumah dan merusak tanaman.

Semut Kecil (Monomorium sp.)

Semut kecil adalah salah satu jenis semut yang umum di temui di Indonesia. Meskipun ukurannya kecil, mereka dapat menjadi predator yang efektif terhadap hama tanaman dan serangga lainnya. Semut kecil biasanya hidup di berbagai habitat, mulai dari hutan hujan hingga kebun dan perkotaan.

Semut Atta (Atta cephalotes)

Semut Atta, atau yang lebih di kenal sebagai semut pemotong daun, adalah spesies semut yang hidup dalam koloni besar dan terkenal dengan kebiasaan memotong daun untuk di jadikan sebagai substrat untuk menumbuhkan jamur yang menjadi makanan mereka. Meskipun tidak asli Indonesia, semut Atta telah di temukan di beberapa wilayah Indonesia, terutama di daerah-daerah dengan iklim tropis.

Semut Rangrang (Oecophylla smaragdina)

Semut rangrang adalah jenis semut yang terkenal dengan kemampuannya dalam membangun sarang dari daun-daun yang di satukan dengan menggunakan sutra yang di hasilkan oleh larva mereka. Mereka biasanya hidup di pohon-pohon dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dengan memangsa serangga-serangga yang merusak tanaman.

Semut Api (Solenopsis sp.)

Semut api adalah jenis semut yang di kenal dengan sengatannya yang menyengat dan bisa menyebabkan rasa sakit yang luar biasa pada manusia. Mereka hidup dalam koloni besar dan memiliki kemampuan untuk mempertahankan sarang mereka dengan sangat agresif. Meskipun memiliki reputasi sebagai hama rumah tangga dan pertanian, beberapa spesies semut api juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dengan memangsa serangga-serangga lain.

Semut Pemakan Kayu (Camponotus sp.)

Semut pemakan kayu adalah jenis semut yang memiliki peran penting dalam proses dekomposisi bahan organik, terutama kayu mati. Mereka dapat membantu mengurai kayu menjadi bahan yang lebih mudah terurai dan menjadi sumber nutrisi bagi tanah. Namun, beberapa spesies semut pemakan kayu juga dapat menjadi hama bagi bangunan kayu.

Semut Gajah (Myrmecia sp.)

Semut gajah adalah jenis semut yang terkenal dengan ukurannya yang besar dan sengatannya yang menyakitkan. Mereka biasanya hidup di hutan dan memiliki peran penting sebagai predator dalam ekosistem hutan. Meskipun tidak sebanyak di Australia, beberapa spesies semut gajah juga dapat di temui di wilayah Indonesia.

Keanekaragaman jenis semut di Indonesia menunjukkan betapa pentingnya peran mereka dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Meskipun banyak di antara keluaran macau mereka di anggap sebagai hama, kita perlu menghargai kontribusi mereka dalam menjaga keseimbangan alam. Upaya konservasi dan penelitian lebih lanjut tentang ekologi dan perilaku semut di Indonesia sangat penting untuk memahami peran mereka dalam ekosistem dan melindungi keanekaragaman hayati yang ada.

Eksplorasi 17 Keindahan Bunga Paling Menakjubkan di Dunia

Eksplorasi 17 Keindahan Bunga Paling Menakjubkan di Dunia

Eksplorasi 17 Keindahan Bunga Paling Menakjubkan di Dunia – Bunga, dengan keindahan dan keharumannya, Togel Sidney telah menjadi simbol kehidupan, cinta, dan keidnahan alam.  Mereka bermekaran di seluruh dunia, menambah pesona dan warna pada lanskap alam. Berikut adalah eksplorasi tentang 17 bunga terindah yang mengagumkan dengan keunikan masing-masing.

Bunga Matahari (Helianthus annuus)

Bunga matahari di kenal karena kecantikannya yang menyala, dengan kelopak kuning cerah yang menyerupai matahari. Mereka tumbuh tinggi dan mencari matahari, menambah keceriaan pada setiap taman.

Baca Juga : Hewan Langka di Laos yang Wajib Dilindungi

Orchid (Orchidaceae)

Orkid di kenal sebagai simbol keindahan dan keanggunan. Dengan lebih dar 25.000 spesies, orkid memiliki beragam warna dan bentuk yang membuatnya menjadi bunga yang sangat di hargai dalam dunia tanaman hias.

Mawar (Rose)

Mawar, mungkin bunga yang paling ikonik, melambangkan cinta dan keindahan. Tersedia dalam berbagai warna, mawar tetap menjadi favorit di taman dan buket bunga.

Bunga Sakura (Prunus Serrulata)

Bunga sakura atau bunga ceri jepang di kenal karena keindahannya yang memukau, khususnya saat mekar di musim semi. Mereka menandai awal tahun baru dan keindahan alam yang mempesona.

Tulip (Tulipa)

Tulip, berasal dari Turki, merupakan simbol kekayaan, kemegahan, dan keindahan sempurna. Denga berbagai warna dan varietas, tulip menjadi bunga favorit di kebun bunga di seluruh dunia.

Lavender (Lavandula)

Lavender bukan hanya cantik, tetapi juga memberikan aroma yang menyenangkan. Di kenal karena warna ungunya yang khas, Lavender sering di gunakan dalam industri parfum dan minyak esensial.

Bunga Anggrek Bulan (Phalaenopsis)

Anggrek bulan atau moth orchid adalah salah satu jenis anggrek yang paling indah dan populer. Bunga- bunga berwarna lembut ini sering di gunakan dalam dekorasi interior dan menjadi hadiah yang di hargai.

Bunga Lily (Lilium)

Lily, dengan kelopaknya yang besar dan bentuk yang elegan, adalah bunga yang sering di hubungkan dengan kecantikan dan kesucian. Mereka hadir dalam berbagai warna dan sering di gunakan dalam acara-acara istimewa.

Daisy (Bellis Perennis)

Bunga daisy, yang sederhana namun cantik memiliki kelopak putih dengan tengah kuning. Mereka sering tumbuh secara alami di ladang-ladang, menambah keindahan alam bebas.

Bunga Kaktus (Cactaceae)

Bunga Kaktus sering kali tidak di sadari kecantikannya. Meski tumbuh di lingkungan yang keras, bunga kakturs memiliki warna yang mencolok dan bentuk unik.

Bunga Anggrek Vanda (Vandaceous)

Anggrek Vanda adalah salah satu jenis anggrek terbesar dan paling mengesankan. Dengan bunga yang besar dan Togel Sidney warna yang mencolok, Anggrek ini menjadi daya tarik utama dalam koleksi tanaman hias.

Cherry Blossom (Prunus avium)

Cherry Blossom, atau bunga ceri, adalah keindahan alam yang paling menarik di musim semi. Mereka melengkapi pohon ceri dengan kelopak bunga yang lembut dan warna yang memikat hati.

Bungai Dahlia (Dahlia)

Dahlia adalah bunga musim panas yang indah dan bervariasi. Dengan bentuk dan warna yang beragam, Dahlia sering di jadikan Pusat perhatian dalam taman bunga.

Bunga Aster (Astaraceae)

Aster, dengan kelopak bintang yang khas, hadir dalam berbagai warna dan memberikan sentuhan keindahan pada musim gugur. Mereka sering di tanam sebagai bunga hias musim gugur.

Bunga Iris (Iridaceae)

Iris, dengan bentuk kelopak yang unik, memberikan warna dan daya tarik pada taman bunga. Mereka dapat di temukan dalam berbagai warna, termasuk ungu, biru, dan putih.

Bunga Lily of the Valley (Convallaria Majalis)

Bunga Lily of the valley adalah bunga kecil namun penuh pesona. Mereka memiliki aroma manis yang khas dan sering di gunakan dalam rangkaian bunga atau buket.

Keindahan alam terwujud dalam berbagai bentuk, dan bunga adalah salah satu cara di mana alam memperlihatkan keajaiban dan keindahannya. Dengan keberagaman spesies dan warna, bunga-bunga ini memperkaya dunia kita dan memberikan inspirasi untuk menghargai keindahan alam yang luar biasa ini.

Perbedaan Flora dan Fauna di Benua Eropa dan Afrika

Eropa merupakan benua yang terdiri dari semenanjung Eurasia ke arah barat dengan menempati hampir seperlima total luas daratan dunia. Eropa juga dikatakan sebagai benua terkecil kedua di dunia dengan luas sekitar 10.180.000 km persegi.

Wilayah Eropa ini dikelilingi oleh laut, fyord, dan laut. Namun, garis pantai benua ini tak teratur dengan panjang yang mencapai 24.000 mil atau setara 38.000 km.

Bila dilihat dari letak geografis, batas wilayah toto macau Benua Eropa, yaitu Samudra Arktik di bagian utara, Benua Asia di bagian timur, Laut Tengah atau Mediterania di bagian selatan, dan Samudra Atlantik di bagian barat.

Sementara itu, Eropa juga memiliki sejumlah habitat alami dan tanaman yang ada di beberapa wilayahnya. Habitat tersebut menjadi rumah untuk sebagian besar hewan dan tumbuhan endemik yang ada di Eropa.

Kehidupan flora dan fauna di benua Eropa persis seperti pertumbuhan hewan dan tumbuhan di kawasan beriklim sedang juga dingin.

Berikut adalah flora dan fauna yang ada di benua Eropa!

Flora dan Fauna di Benua Eropa dan Afrika

Flora dan fauna di Benua Afrika dan Eropa memiliki perbedaan yang signifikan karena perbedaan iklim, geografi, dan sejarah evolusi.

Berikut adalah beberapa perbedaan utama antara flora dan fauna di kedua benua tersebut:

Perbedaan dalam Flora (Tumbuhan)

1. Hutan Hujan

Afrika memiliki hutan hujan yang luas, terutama di wilayah tengah dan baratnya, yang mendukung keanekaragaman tumbuhan yang sangat tinggi.

Di Eropa, hutan hujan alami sangat terbatas dan terutama terdapat di wilayah-wilayah seperti hutan hujan Norwegia.

2. Keanekaragaman Spesies

Afrika dikenal karena keanekaragaman tumbuhan yang sangat tinggi. Benua ini memiliki berbagai ekosistem, mulai dari hutan hujan hingga padang rumput, gurun, dan savana.

Eropa memiliki keanekaragaman tumbuhan yang lebih rendah dibandingkan dengan Afrika karena iklim yang lebih dingin dan variasi ekosistem yang lebih terbatas.

3. Pengaruh Pertanian

Eropa telah mengalami pengaruh pertanian dan perubahan lahan yang signifikan selama ribuan tahun, yang telah mengubah slot gacor lanskap alaminya.

Afrika juga mengalami pertanian, tetapi sebagian besar hutan dan ekosistem alaminya tetap utuh.

4. Tumbuhan Endemik

Afrika memiliki banyak spesies tumbuhan endemik yang hanya ditemukan di benua ini, seperti baobab, acacia, dan tumbuhan berbunga indah seperti protea.

Di Eropa, sejumlah tumbuhan endemik juga ada, tetapi jumlahnya lebih sedikit.

Perbedaan dalam Fauna (Hewan)

1. Pengaruh Lingkungan

Afrika memiliki berbagai iklim dan ekosistem, termasuk savana, hutan hujan, gurun, dan pegunungan tinggi, yang mendukung keberagaman hewan yang signifikan.

Di Eropa, iklim yang lebih dingin dan variasi ekosistem yang lebih terbatas membatasi keanekaragaman fauna.

2. Pengaruh Sejarah

Sejarah perburuan, perdagangan, dan perubahan lingkungan telah memengaruhi populasi hewan di kedua benua ini.

Beberapa hewan di Afrika menghadapi ancaman terkait perdagangan ilegal, sementara di Eropa beberapa spesies telah mendapatkan perlindungan yang lebih baik.

3. Keanekaragaman Hewan

Afrika dikenal sebagai salah satu benua dengan keanekaragaman fauna terbesar di dunia. Afrika adalah rumah bagi banyak hewan ikonik seperti singa, gajah, jerapah, dan zebra.

Eropa, sementara memiliki fauna yang beragam, memiliki jumlah spesies yang lebih sedikit dan cenderung memiliki hewan-hewan yang lebih kecil.

4. Ekosistem Perairan

Eropa memiliki lebih banyak sungai dan danau daripada Afrika, yang memengaruhi keanekaragaman mahjong ways 2 ikan dan hewan air lainnya di kedua benua tersebut. Selain itu, Eropa memiliki berbagai jenis mamalia laut seperti anjing laut dan paus, yang tak ditemukan di Afrika.

5. Hewan Endemik

Afrika memiliki sejumlah besar spesies hewan endemik yang hanya ditemukan di benua ini, seperti gorila gunung, okapi, dan lemur tanah. Di Eropa, spesies endemik lebih sedikit.

8 Jenis Flora Terbaik di Pulau Kalimantan

8 Jenis Flora Terbaik di Pulau Kalimantan – Ada banyak flora di Pulau Kalimantan yang unik dan jarang bisa ditemukan di tempat lain. Di Indonesia memang terkenal akan tanah yang subur, sehingga ada keluaran sgp banyak jenis tanaman yang bisa tumbuh dengan baik. Salah satu lokasi yang memiliki keberagaman flora atau tanaman adalah Pulau Kalimantan. Di pulau itu banyak hutan alami yang masih ditumbuhi berbagai tanaman unik, bahkan termasuk langka. Berikut akan ada delapan tanaman khas Kalimantan yang mungkin belum pernah teman-teman temui:

Anggrek Bulan (Phalaenopsisi amabilis)

Klasifikasi,

Kingdom: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Liliopsida
Ordo: Orchidiales
Famili: Orchidaceae
Genus: Phalaenopsis
Spesies: Phalaenopsis amabilis.

Anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) merupakan salah satu bunga nasional Indonesia. Anggrek ini merupakan salah satu anggota genus Phalaenopsis, genus yang pertama kali ditemukan oleh seorang ahli botani Belanda, Dr. C.L. Blume. Phalaenopsis sendiri sedikitnya terdiri atas 60 jenis (spesies) dengan sekitar 140 varietas yang 60 varietas diantaranya terdapat di Indonesia. Di Indonesia, anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) pertama kali ditemukan di Maluku. Anggrek bulan memiliki beberapa nama daerah seperti anggrek wulan (Jawa dan Bali), anggrek terbang (Maluku), dan anggrek menur (Jawa). Pemerintah menetapkan anggrek bulan sebagai puspa pesona mendampingi melati (puspa bangsa), dan padma raksasa (puspa langka) berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1993.

Anggrek bulan merupakan jenis anggrek (Orchidaceae) yang mempunyai ciri khas kelopak bunga yang lebar dan berwarna putih. Meskipun saat ini sudah banyak anggrek bulan hasil persilangan (anggrek bulan hibrida) yang memiliki corak dan warna beragam jenis. Anggrek bulan termasuk dalam tanaman anggrek monopodial yang menyukai sedikit cahaya matahari sebagai penunjang hidupnya. Daunnya berwarna hijau dengan bentuk memanjang. Akar anggrek bulan berwarna putih berbentuk bulat memanjang dan terasa berdaging. Bunga anggrek bulan memiliki sedikit keharuman dan waktu mekar yang lama serta dapat tumbuh hingga diameter 10 cm lebih.

Bunga

Semua spesies Nepenthes merupakan tanaman dioceous yaitu bunga jantan dan bunga betina berada pada tanaman yang berbeda. Bunga dihasilkan dari bagian apex pada batang tanaman yang telah dewasa. Bunga Nepenthes tergolong aktinomorf; berwarna hijau atau merah; dan biasanya tersusun dalam rangkaian berupa tandan atau bulir panjangnya sekitar 16-32 cm; panjang peduncle 12-15 cm; panjang pedicels 5-15 mm; dengan kelopak bunga terdiri atas dua daun kelopak yang bagian dalamnya memiliki kelenjar madu.

Benang sari berjumlah 40-46; tangkai sarinya berlekatan membentuk suatu kolom. Bakal buah menumpang; beruang empat dan berisi banyak bakal biji. Tangkai putik berjumlah satu atau kadang tidak ada dengan bentuk kepala putik berlekuk-lekuk. Bunga jantan umumnya hanya bertahan beberapa hari; sedangkan bunga betina masih dapat reseptif hingga beberapa minggu. Setiap bunga betina memiliki ukuran putik dan ovary yang cukup besar.

Bunga ini membutuhkan serangga sebagai polinator; dan setelah terjadi penyerbukan bunga betina akan berkembang membentuk buah dan menghasilkan biji. Buah yang telah matang sempurna akan pecah dan biji-biji Nepenthes yang ringan ini sangat mudah diterbangkan oleh angin dan selanjutnya biji ini akan tumbuh di tempat yang sesuai (Giusto et al. 2008).

Pohon ramin

Habitat ramin ada pada daerah gambut dengan iklim tropis, dan lazim tumbuh di dataran rendah, rawa, atau wilayah campuran antara gambut dan rawa. Pohon ini banyak tumbuh di hutan tropis serta hutan rawa air tawar pada dataran rendah. Berdasarkan daftar merah IUCN, tanaman ini masuk ke dalam kategori berisiko. Hal ini lantaran karena makin maraknya pembalakan liar dan penebangan yang berlebihan. Secara fisik, kayu ramin berwarna kekuningan agak putih dengan tekstur halus dan rata, serta banyak digunakan sebagai bahan membuat kayu lapis. Kayu ramin juga cocok untuk membuat bangunan yang membutuhkan konstruksi ringan, bahkan untuk pembuatan kapal. Kayu ramin lazim digunakan untuk membuat pintu, jendela, langit-langit, serta sekat pengganti dinding antar kamar. Lain itu, kayu ramin juga sering dimanfaatkan sebagai bahan baku ukiran karena sifat teksturnya yang lembut dan mudah dibentuk.

Pohon meranti

Meranti adalah anggota dari suku Dipterocarpaceae (meranti-merantian) yang terdiri atas pohon besar yang menjadi penyusun utama sebagian besar hutan tropis basah pada kawasan dataran rendah tropis Asia. Dalam sebuah penelitian di Kalimantan, didapati adanya 9 marga (genus), 268 jenis (spesies), dan 27 anak jenis meranti. Berbagai jenis Dipterocarpaceae yang dikenal di Indonesia, antara lain genus Meranti (Shorea), Keruing (Dipterocarpus), Resak (Vatica dan Cotylelobium), Mersawa (Anisoptera), Kapur (Dryobalanops), dan Merawan (Hopea). Pohon meranti menghasilkan kayu dengan kualitas sangat baik, keras dan ringan, serta seringkali dimanfaatkan untuk kontruksi bangunan, mebel, vinir dan manfaat lainnya. Karena kekuatannya, kayu meranti juga dimanfaatkan untuk bantalan kereta api.

Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica)

Pohon Kapur (Dryobalanops aromatica). Pohon kapur mempunyai ukuran yang besar dan tinggi. Diameter batangnya mencapai pengeluaran hk 70 cm bahkan 150 meter dengan tinggi pohon mencapai 60 meter. Kulit pohon berwarna coklat dan coklat kemerahan di daerah dalam. Pada batangnya akan mengeluarkan aroma kapur bila dipotong.

Daun Kapur tunggal dan berseling, memiliki stipula di sisi ketiak, dengan permukaan daun memngkilap, dan tulang daun sekunder menyirip sangat rapat dengan stipula berbentuk garis dan sangat mudah luruh. Bunga berukuran sedang, kelopak mempunyai ukuran sama besar, mempunyai mahkota bunga elips, mekar, putih berlilin, dan memiliki 30 benang sari. Pohon Kapur memiliki buah agak besar, mengkilap, dan bersayap sebanyak 5 helai.

Tanaman Kapur (Dryobalanops aromatica) tumbuh di hutan dipterocarp campuran hingga ketinggian 300 meter dpl. Persebaran tumbuhan langka ini mulai dari Indonesia (pulau Sumatera dan Kalimantan) dan Malaysia (Semenanjung Malaysia, Sabah, dan Serawak).

Pohon ulin

Pohon ulin (Eusideroxylon zwageri), merupakan salah satu pohon yang paling banyak ditemukan di hutan Kalimantan. Pohon yang menghasilkan kayu ulin lazim digunakan sebagai bahan baku industri kayu dan banyak digunakan dalam perkebunan. Memiliki nama lain bulian atau kayu besi, ulin adalah jenis pohon asli Indonesia (indigenous tree species) yang digolongkan ke dalam suku Lauraceae. Ulin memiliki tinggi pohon umumnya 30-35 meter. Sejatinya, telah ditemukan empat varietas ulin di Kalimantan Barat yang dibedakan berdasarkan kegunaan dan warna batang, yakni:

  • Ulin tando dengan warna batang coklat kemerahan,
  • Ulin lilin dengan batang coklat gelap,
  • Ulin tembaga dengan warna batang kekuningan, dan
  • Ulin kapur dengan warna batang coklat muda.

Tenggaring atau Kapulasan

Klasifikasi,

Kindom: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Sapindales
Famili: Sapindaceae
Genus: Nephelium
Spesies: Nephelium ramboutan-ake (Labill.) Leenh.

Tenggaring atau kapulasan adalah flora identitas provinsi Kalimantan Tengah. Tenggaring atau kapulasan ini mirip dengan rambutan (Nephelium lappaceum)karena memang masih berkerabat dekat. Dan tenggaring memang merupakan jenis rambutan hutan yang banyak tumbuh alami di hutan Kalimantan Tengah.  Di Indonesia tumbuhan ini dikenal juga sebagai kapulasan, pulasan (Sunda), tenggaring (Kalimantan Tengah), tukou biawak (Kubu), Molaitomo (Gorontalo), mulitan (Toli-toli). Selain sering juga disebut sebagai rambutan kafri dan rambutan paroh. Dalam bahasa Inggris pohon yang menjadi tanaman khas Kalimantan Tengah ini disebut sebagai pulasan. Sedang dalam bahasa latin tumbuhan ini dinamai Nephelium ramboutan-ake (Labill.) Leenh  yang bersinonim dengan Nephelium mutabile Blume., Litchi ramboutan-ake Labill., Nephelium intermedium Radlk., dan Nephelium philippense Mons.

Diskripsi dan Ciri. Pohon kapulasan atau tenggaring (Nephelium ramboutan-ake) menyerupai pohon rambutan karena masih dalam 1 marga. Tinggi pohon Kapulasan umumnya lebih pendek dari rambutan meskipun mampu mencapai tinggi hingga 20 m. Bentuk batang, dahan, percabangan, dan daun tenggaring hampir sama dengan daun rambutan, hanya daun tenggaring berukuran lebih kecil. Panjang daunnya 4 kali lebarnya.  Perbungaan tersusun malai yang terdapat di setiap ketiak atau agak ke ujung ranting. Buahnya tebal, bulunya keras, tegak, pendek dan tumpul. Kulit buah tebal berwarna kuning sampai merah tua. Bentuk buah seperti buah rambutan yaitu bundar telur serta daging buahnya manis yang bercampur sedikit asam. Daging buahnya biasanya agak sulit lepas (nglotok) dari bijinya. Tumbuhan khas Kalimantan Tengah ini tumbuh tersebar di berbagai wilayah di Indonesia mulai Sumatera, Kalimantan, Jawa, hingga Sulawesi. Selain di Indonesia pohon kapulasan juga dapat dijumpai di Malaysia, Thailand, dan Filipina. Habitat yang disukai tumbuhan ini adalah daerah subur dan cenderung lembab pada daerah berketinggian antara 100 – 500 meter dpl.

Mangga Kasturi

Mangga ini merupakan maskot kalimatan yang ditetapkan sebagai tanaman yang punah secara in situ atau punah di habitat aslinya. Hal ini berarti mangga ini sudah tidak dapat ditemukan di alam liar karena banyaknya kerusakan habitat, mangga ini hanya ditemukan di tempat budidaya. Mangga ini mempunyai tinggi 25 meter dengan diameter batang antara 40-110 cm. Kulit mangga ini berwarna putih keabu-abuan sampai coklat terang. Buah togel singapore mangga ini seperti buah mangga lainnya namun berukuran lebih kecil dengan berat kurang 80 gram.