Bulan: Desember 2022

6 Jenis Burung Paling Berbahaya di Dunia

Jenis Burung Paling Berbahaya di Dunia – Sedangkan tidak semenyeramkan singa ataupun harimau, kita juga patut waspada bila ada di sekitar mereka. Sebagian burung yang cukup membahayakan ini mempunyai sebagian kesanggupan, seperti tendangan yang kuat ataupun paruh yang dapat melukai lawannya.

Berikut yaitu 6 variasi burung paling membahayakan. Apa saja?

1. Kasuari
Kasuari bisa kau peroleh di Australia dan Papua, binatang ini tenar akan tendangan kuatnya yang cakap melumpuhkan lawan dalam sekejap. Kecuali itu kesanggupan berlari binatang ini juga cukup pesat, ialah bisa menempuh 50 km per jam.

Kasuari ialah binatang dengan rasa berkeinginan tahu yang tinggi dan tak segan-segan menyerang apa yang dipandangnya. Melainkan, serangan kepada manusia benar-benar jarang terjadi. Dikabarkan Britannica, serangan paling brutal terjadi di tahun 1926, saat seorang remaja yang hendak memburu kasuari tewas mengenaskan sesudah mendapatkan tendangan dari kasuari hal yang demikian.

Baca Juga : Burung Cantik Cendrawasih Biru Yang Langka

2. Burung Onta
Burung Onta atau umum disebut Ostrich ini ialah spesies burung terbesar di dunia. Dengan tinggi yang bisa menempuh 2,75 m dan berat sampai 150 kg. Sedangkan tak dapat terbang, tapi kesanggupan berlari mereka benar-benar pesat hingga 72,5 km per jam.

Kaki yang kuat juga menjadi senjata binatang ini untuk melindungi dirinya dari para pemangsa. Pun, tendangan kuatnya bisa membunuh predator kuat seperti singa.

3. Emu
Burung emu masih berkerabat dengan kasuari. Binatang ini tidak keok besar dan pesat dari kerabatnya hal yang demikian. Soal kecepatan tidak perlu diragukan lagi, emu bisa berlari sampai menempuh 50 km per jam. Kecuali itu dia juga mempuanya kaki yang kuat untuk melindungi diri dari serangan pemangsa.

Burung ini bisa menempuh tinggi 1,9 m dan berat sampai 45 kg. Sejauh ini, emu memiliki tiga subspesies yang bisa kalian jumpai di tempat Tasmania, Australia. Melainkan, binatang ini jumlahnya di alam kian langka dari tahun ke tahun.

4. Lammergeier
Lamergeier atau kerap disebut sebagai bearded vulture ialah salah satu burung karnivora yang cukup besar. Panjangnya bisa menempuh satu meter dan rentangan sayapnya sampai tiga meter. mereka bisa ditemukan di tempat Asia komponen tengah, Afrika Utara, sampai Spanyol.

Lamergeier kerap ditemui di tempat pegunungan berbatu dan akan menukik turun untuk menyambar mangsa yang ada di tanah. Sedangkan serangan kepada manusia jarang terjadi. Melainkan, diperkirakan paruhnya cukup kuat untuk menuntaskan tengkorak manusia.

5. Great Horned Owl
Burung yang aktif pada malam hari ini rupanya juga cukup membahayakan lho. Dengan panjang sekitar 60 cm dan rentangan sayap 200 cm binatang ini tidak segan-segan menyerang siapa saja yang mengganggunya maupun sarangnya. Sedangkan jarang hingga terbunuh, tapi serangannya bisa menyebabkan luka serius.

Seperti diinformasikan Britannica, salah satu serangan dari Great Horned Owl ini terjadi pada 2012 di Seattle ketika sebagian orang mencoba mengganggunya. Kecuali itu, di Oregon pada 2015 sekelompok orang juga diserang burung ini di komponen kepala, untungnya mereka bisa lari dan hasilnya selamat.

6. Barred Owl
Satu lagi spesies burung hantu yang cukup membahayakan, ialah Barred Owl. Burung ini dapat ditemukan di kawasan Amerika Serikat dan Kanada komponen selatan. Sedangkan tidak sebesar Great Horned Owl, tapi jangan meremehkan binatang satu ini. Sebab dia tidak akan ragu menyerang siapa saja yang mengganggunya.

Sebagian penyerangan Jenis Burung Paling Berbahaya dari binatang ini banyak terjadi dampak manusia yang mengganngunya. Barred Owl akan menyerang mereka sampai menjauh dan tidak jarang memperoleh sebagian luka dari cakar ataupun paruhnya yang tajam.

Burung Cantik Cendrawasih Biru Yang Langka

Burung Cantik Cendrawasih Biru Yang Langka – Burung yang berasal dari kawasan timur Indonesia ini familiar akan kecantikannya. Saking indahnya, burung ini disebut sebagai burung surga atau dalam bahasa Inggris diketahui dengan nama Bird of paradise. Tetapi, pernahkah sahabat-sahabat mengamati burung cendrawasih pada gambar di atas? Mungkin beberapa besar belum pernah memandangnya.

Burung cendrawasih tipe ini dikasih nama burung cendrawasih kerah, sahabat-sahabat. Mana ilmiahnya ialah Lophorina superba. Disebut burung cendrawasih kerah sebab dia mempunyai bulu di sekitar lehernya berwarna biru mencolok yang tampak seperti kerah.

Menyukai Memamerkan Bulunya

Burung cendrawasih kerah jantan akan mengoptimalkan bulu hitamnya dan memamerkan bulunya yang berwarna biru di komponen dada. Hal ini dilaksanakan burung cendrawasih untuk menarik perhatian lawan jenisnya. Kemudian, burung cendrawasih kerah jantan akan melompat-lompat seperti gerakan menarikan di depan burung cendrawasih kerah betina.

Baca Juga : 7 Jenis Burung Langka di Indonesia yang Hampir Punah

Berdasarkan sebuah inovasi baru Burung Cantik Cendrawasih Biru yang diterbitkan di jurnal PeerJ oleh pakar ornitologi Amerika, mengungkapkan bahwa hakekatnya terdapat dua spesies berbeda dari burung cendrawasih kerah ini. Spesies burung cendrawasih baru ini bernama burung cendrawasih Vogelkop.

Nama Volgelkop ini diambil dari habitat asalnya merupakan di Semenanjung Kepala Burung atau disebut Volgelkop atau Semenanjung Diberai, Papua Barat. Perbedaan Burung Cendrawasih Kerah dengan Cendrawasih Vogelkop

Kedua burung endemik Papua ini tak cuma mempunyai perbedaan pada bulu mereka. Bulu cendrawasih kerah berwarna biru di komponen lehernya dan tampak. Meskipun cendrawasih vogelkop mempunyai bulu berwarna biru yang berlokasi pada dada dan tak terlalu tampak seperti cendrawasih kerah.

Ketika memekarkan sayapnya cendrawasih kerah akan menyusun oval. Meskipun cendrawasih vogelkop akan berbentuk seperti kipas. Tarian keduanya juga berbeda, lo. Jikalau cendrawasih kerah akan menarikan dengan melompat-lompat, vogelkop akan bergerak seperti mengelilingi sang betina.

Kehicap Boano Burung Langka yang Mempesona

Kehicap Boano (Monarcha boanensis) tak banyak yang mengetahui nama burung kehicap boano ini. Pun nama boano yang diambil dari nama pulau Buano, daerah burung hal yang demikian tidak banyak yang mengetahui. Burung kehicap boano ini ialah salah satu burung paling langka di Indonesia. Populasi burung endemik pulau Buano (sebuah pulau kecil di Maluku) ini, diperkirakan tak lebih dari 200 ekor saja. Wajar bila kemudian IUCN Red List memasukkannya sebagai spesies Critically Endangered semenjak tahun 2000 silam. Tetapi anehnya burung ini terabai dan tak masuk dalam daftar binatang yang dilindungi di Indonesia.

Burung Langka Kehicap Boano

Burung kehicap boano dalam bahasa Inggris diketahui sebagai Black-chinned Monarch, mungkin lantaran memiliki ciri khas dagu yang berwarna hitam. Meskipun nama ilmiah burung ini yakni Monarcha boanensis yang memiliki persamaan kata Symposiachrus boanensis.

Baca Juga : 7 Jenis Burung Langka di Indonesia yang Hampir Punah

Burung kehicap boano (Monarcha boanensis) yang makin terabai. Foto: orientalbirdimages.org

Burung kehicap boano diketahui pertama kali dari spesimen tunggal yang ditemukan pada tahun 1918. Sampai bertahun-tahun kemudian, baru pada 1991 spesies burung endemik ini ditemukan kembali di Gunung Tahun, Buano. Catatan yang lebih spesifik membongkar burung ini dilaksanakan pada 1994 dan 2011.

Tubuh burung Monarcha boanensis berukuran kecil, panjangnya sekitar 16 cm. Kecuali dagu, komponen atas, mulai kepala (sisi dan komponen atas), punggung, sayap, dan ekor komponen atas berwarna hitam. Meskipun bulu di komponen dada, dan perut berwarna putih. Bunyi kicauan burung langka dan endemik pulau Buano ini terdengar bening dengan bunyi seperti tjuuu-tjuuu yang ditiru dengan nada yang lebih lunak.

Tempat persebaran burung ini terbatas pada sebagian komponen di pulau Buano, pulau kecil di sebelah timur laut pulau Angker, Maluku Utara, Indonesia. Habitat burung Monarcha boanensis yakni hutan subtropis dan tropis dataran rendah sampai tempat semak-semak dengan ketinggian antara 150-200 meter dpl.

Populasi Burung Langka

Populasi burung  Monarcha boanensis cenderung mengalami penurunan pengaruh kerusakan hutan (deforestasi), bagus penebangan liar untuk dieksploitasi kayunanya ataupun alih fungsi hutan menjadi tempat pertanian dan perkebunan. Dengan populasi yang tinggal 200-an ekor dan tempat persebaran yang terbatas di satu pulau saja serta ancaman deforestasi membikin burung ini amat rentan kepunahan.

Perlu kerja keras untuk menghindarkan burung Black-chinned Monarch dari kepunahan. Pertama mungkin diperlukan penetapan sebagai satwa yang dilindungi, survei dan penelitian yang lebih intensif untuk membongkar perilaku burung langka ini, serta diperlukan sebuah wilayah konservasi (suaka margasatwa) untuk menjamin lestarinya habitat burung endemik ini.

7 Jenis Burung Langka di Indonesia yang Hampir Punah

Jenis Burung Langka di Indonesia yang Hampir Punah – Laporan Burung Indonesia pada tahun 2021 mengungkapkan ada sembilan dari 1.812 variasi burung di Tanah Air yang berisiko mengalami kepunahan. Jumlah ini naik diperbandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurut status keterancaman spesies yang tercatat dalam Daftar Merah IUCN (International Union for Conservation of Nature), ada 179 variasi burung di Indonesia yang masuk ke dalam daftar variasi burung terancam punah secara global.

Daftar Burung Langka di Indonesia yang terancam punah

Berikut ini merupakan sebagian variasi burung langka autentik Indonesia yang populasinya sungguh-sungguh mengkhawatirkan. Pun, nih, ada burung yang telah seabad tak ditemukan lagi. Lantas cek daftarnya berikut ini.

Baca Juga : 5 Taman Nasional Rumah Satwa Khas Indonesia

1. Burung Jalak Bali, burung langkah hampir punah di Indonesia

Burung Jalak Bali telah lama masuk ke dalam daftar burung langka di Indonesia. Burung menawan ini ialah burung endemik yang menjadi lambang fauna untuk Provinsi Bali. Dikala ini, seperti yang dikabarkan dari situs Balai Konservasi Sumber Energi Alam (BKSDA) Jawa Tengah, diperkirakan ada 303 ekor burung Jalak Bali di tahun 2020.

Burung Jalak Balik mempunyai ciri bulu yang cemerlang dan garis biru pada komponen mata. Sementara pada komponen ujung ekor dan sayapnya terdapat garis-garis berwarna hitam. Kembalinya populasi burung Jalak Bali menjadi salah satu petunjuk bagus bagi alam Indonesia.

2. Burung Kehicap Boano

Buiring kecil berwarna hitam ini juga termasuk ke dalam daftar burung langka hampir punah di Indonesia. Dikabarkan dari situs detik.com, populasi burung Kehicap Boano ini diperkirakan cuma 100-200 ekor. Jumlah ini terus berkurang sebab angka eksploitasi hutan kian tinggi.

Burung Kehicap Baono mempunyai ciri sayap, ekor, dan kepala berwarna hitam. Sementara, komponen tubuhnya berwarna putih bersih. Burung Kehicap mendiami Pulau Boano yang berlokasi di barat laut Pulau Angker, Maluku Selatan. Kalau bersua burung satu ini, jangan sekali-kali dicokok.

3. Cendrawasih Biru

Cendrawasih Biru atau yang mempunyai nama ilmiah Paradisaea Rudolphi merupakan burung langka autentik Indonesia dari Papua. Burung ini mempunyai bulu dominan warna biru yang sungguh-sungguh menawan. Habitat aslinya berada di hutan pegunungan Papua Nugini komponen timur dan tenggara.

Perburuan liar membikin populasi burung menawan ini kian terancam. Berjenis-jenis sistem bahkan dicapai untuk mengembalikan populasi Cendrawasih Biru. Salah satunya merupakan dengan upaya penangkaran burung cendrawasih biru oleh Taman Burung dan Rimba Reptil Bali di Gianyar.

4. Burung Trulek Jawa

Burung langka di Indonesia ini umumnya tinggal di tempat berair, seperti pinggir sungai atau rawa-rawa. Pembangunan tempat pemukiman yang padat membikin habitat burung ini terancam. Kesudahannya, Burung Trulek Jawa bahkan dilindungi peraturan Indonesia semenjak 1978.

Burung Trulek Jawa mempunyai ciri khas kakinya panjang seperti burung bangau, paruh pendek, serta warna bulu yang didominasi cokelat pada sayapnya. Sementara itu, komponen perut berwarna putih dan komponen kepala berwarna hitam.

5. Burung Sikatan Aceh

Burung Sikatan Aceh menjadi salah satu burung langka Indonesia yang berasal dari Aceh. Sikatan Aceh menjadi langka sebab habitatnya yang terus berkurang sebab eksploitasi hutan. Burung dengan nama ilmiah Cyornis ruckii ini dikenal, seperti dikabarkan dari situs Mogabay, telah satu abad tak pernah lagi nampak di alam bebas.

Beberapa besar Burung Sikatan Aceh mempunyai bulu berwarna biru, komponen perutnya terdapat gradasi warna kuning ke putih. Untuk betinanya, bulu didominasi warna coklat dengan gradasi warna kuning ke putih. Ukuran tubuhnya berkisar 17 cm, dan serangga menjadi makanan unggulannya.

6. Tokhtor Sumatera

Burung dengan bulu berwarna gradasi ini masuk ke dalam daftar burung langka di Indonesia yang populasinya terancam. Burung endemik asal Sumatera ini ditemukan di Bukit Barisan dengan populasi kurang dari 300 ekor.

Burung Tokhtor Sumatera mempunyai ciri warna hitam pada komponen kepala dan paruh berwarna hijau. Walaupun sayapnya bergradasi warna hijau, biru, dan ungu tua. Terdapat garis-garis coklat di sekitar badannya. Dikala ini, burung Tokhtor Sumatera sedang dalam tahap konservasi di Taman Nasional Waykambas.

7. Burung Gagak Banggai

Ada satu lagi variasi burung masuk ke dalam daftar burung langka di Indonesia. Burung Gagak Banggai sempat disuarakan punah Jenis Burung Langka. Tetapi pada 2007, sekawanan Burung Gagak Banggai kembali ditemukan di Pulau Peling tepatnya di Pegunungan Peling Barat, Sulawesi Tengah.

5 Taman Nasional Rumah Satwa Khas Indonesia

Taman Nasional Rumah Satwa Khas Indonesia – Kesibukan memperhatikan satwa liar di Taman Nasional menjadi sebuah daya tarik tersendiri, sebab tiap-tiap orang dapat memperhatikan satwa yang hidup bebas tanpa dikendalikan ruang geraknya. Beberapa ini layak dengan hak asasi binatang yang terdiri dari lima elemen kebebasan ialah bebas dari rasa haus dan lapar, bebas dari rasa tak nyaman, bebas mengekspresikan tingkah laku alaminya, bebas dari rasa stres dan takut, dan bebas dari sakit atau dilukai.

Sayangnya tak segala satwa di Indonesia hidupnya bebas dari rasa takut pun dilukai. Dua satwa khas Indonesia ialah Harimau Bali dan Harimau Jawa, diucapkan punah sebab kehilangan habitat dan perburuan, dua hal hal yang demikian menjadi momok bagi satwa lain yang ada di belahan Indonesia lain.

Taman Nasional Rumah Satwa

Berikut ialah lima taman nasional yang menjadi rumah satwa khas Indonesia kecuali Taman Nasional Komodo dan Taman Nasional Bali Barat. Tentunya, kelima wilayah ini masih mesti konsisten diawasi supaya keberlangsungan satwa dapat terjaga.

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan ialah wilayah yang dialamatkan untuk melindungi hutan hujan tropis Pulau Sumatera beserta kekayaan alam hayati yang dimilikinya. UNESCO menghasilkan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan sebagai Warisan Dunia.

Baca Juga : 6 Hewan Buas Paling Mematikan di Dunia

Daerah ini menjadi rumah bagi tiga variasi mamalia besar yang paling terancam di dunia ialah Gajah Sumatera, Badak Sumatera, dan Harimau Sumatera.

Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon berlokasi di komponen paling barat Pulau Jawa. Ujung Kulon adalah taman nasional tertua di Indonesia yang telah disahkan sebagai salah satu Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO pada tahun 1991.

Sebagian variasi satwa endemik penting dan adalah variasi langka yang sungguh-sungguh perlu dilindungi di wilayah Taman Nasional Ujung Kulon ialah Badak Jawa, Owa Jawa, dan Surili.

Taman Nasional Tanjung Puting

Taman Nasional Tanjung Puting ialah sebuah taman nasional yang berlokasi di semenanjung barat energi provinsi Kalimantan Tengah.

Wilayah ini dihuni oleh lebih dari 30 variasi mamalia. Sebagian di antaranya statusnya dilindungi seperti orangutan kalimantan, bekantan, owa kalimantan, dan beruang madu.

Taman Nasonal Bogani Nani Wartabone

Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) ialah sebuah wilayah vegetasi hutan tropis yang diatur sebagai taman nasional pada tahun 1991 dan berlokasi di Semenanjung Minahasa

Sebagian satwa yang dilindungi di daerah ini mencakup Maleo, Tarsius, Anoa, dan Babirusa.

Taman Nasional Wasur

Taman Nasional Wasur adalah komponen dari lahan berair terbesar di Papua dan masih jarang terganggu oleh kesibukan manusia. Beberapa ini disebabkan keberadaan masyarakat adat yang bertempat tinggal di dalam wilayah, dan adalah pemilik hak ulayat hutan adat

Sebagian satwa dilindungi yang bertempat tinggal di dalam wilayah taman nasional ini antara lain ialah Kangguru pohon, Cendrawasih, Buaya Air Asin, Walabi, dan Kasuari.

6 Hewan Buas Paling Mematikan di Dunia

Hewan Buas Paling Mematikan di Dunia – Indonesia diketahui mempunyai flora dan fauna yang bermacam-macam macam. Selain itu Indonesia juga mempunyai berjenis-jenis hewan yang sampai sekarang masih bisa dijumpai di bermacam kawasan.

Karenanya tak heran bila hutan-hutan di Indonesia sekarang masih dihuni oleh bermacam ragam hewan buas. Walaupun demikian, sebagian hewan buas di Indonesia kian hari kian langka. Hal ini dikarenakan perusakan habitat yang dilaksanakan oleh manusia, seperti penambangan, migrasi manusia dan lain sebagainya.

Hewan Buas Paling Mematikan di Dunia Terancam Punah

Berdasarkan International Union for Conservation of Nature (IUCN) ada sebagian spesies hewan yang terancam punah, di antaranya Badak Jawa, Orang Utan dan Harimau Sumatera. Artinya beberapa besar spesiesnya sudah mati dan tingkat kelahirannya lebih rendah dibandingi dengan tingkat kematian.

Baca Juga : 13 Tumbuhan Langka di Indonesia Yang Cantik dan Unik

Walaupun demikian, masih banyak dijumpai hewan buas yang cuma bisa ditemukan di bermacam kawasan di Indonesia. Langsung apa saja hewan buas yang paling membahayakan di dunia ini? Berikut ini ragam-ragam hewan buas yang merdeka.com rangkum dari bermacam sumber.

Hiu

Salah satu hewan buas yang sampai sekarang masih dapat dijumpai yaitu hiu. Tipe ikan ini mempunyai kerangka tulang rawang yang komplit serta tubuh yang ramping. Serangan binatang yang bernafas menerapkan lima liang insang ini mayoritas terjadi di Tiongkok, di mana selama lebih dari 400 tahun sudah terjadi lebih dari 50 kematian.

Di samping itu, Filipina juga diketahui sebagai ibukota hiu asia dengan hiu banteng, hiu harimau dan hiu putih besar yang banyak dijumpai di sana. Hiu diketahui sebagai hewan liar yang buas sebab dapat memusuhi manusia.

Komodo

Jenis-ragam hewan buas selanjutnya yaitu komodo. Hewan yang sungguh-sungguh tenar di Indonesia ini mempunyai nama ilmiah Varanus komodoensis yang mempunyai ukuran panjang lebih dari 3 meter dan beratnya menempuh 68 sampai 113 kilogram.

Komodo yakni spesies hewan yang dilindungi di Indonesia. Hewan yang mempunyai kecepatan berjalan sampai 25 km per jam ini mempunyai cakar dan rahang yang sungguh-sungguh kuat, sehingga hewan ini masuk dalam daftar makhluk paling membahayakan dan mematikan.

Di samping itu, komodo mempunyai racun yang terdiri dari protein yang berbisa. Oleh sebab itu bila seseorang terkena gigitan komodo, karenanya bisa menyebabkan infeksi serius. Malahan bisa mengakibatkan seseorang semestinya mengamputasi pada zona yang terinfeksi.

Gajah Asia

Jenis-ragam hewan yang termasuk ke dalam hewan buas selanjutnya yaitu gajah asia. Hewan yang mempunyai nama ilmiah Elphas maximus ini rata rata mempunyai ketinggian 3 meter dan berat badan sampai 4 ton.

Gajah asia yakni hewan terbesar di dunia sesudah gajah Afrika. Hewan raksasa ini juga mempunyai 60 kali kadar hormon testosteron pria normal yang dihubungkan dengan agresi. Sehingga hewan ini disebut ucap sebagai hewan yang paling membahayakan di dunia.

Buaya

Buaya termasuk ke dalam ragam-ragam hewan buas yang ada di dunia. Wilayah Asia yakni salah satu rumah bagi banyak macam buaya, seperti buaya air asin sampai gharial. Salah satu macam buaya di Asia yang paling mematikan yaitu Crocodylus palutris.

Buaya Gharial yang mempunyai nama ilmiah Gavialis gangeticus ini lazim dijumpai di India. Buaya ini juga disebut-ucap sebagai buaya terpanjang, sebab mempunyai ukuran panjangnya menempuh 3, 5 sampai 6, 2 meter.

King Cobra

King Cobra atau diketahui dengan nama ilmiah Ophiophagus hannah yakni salah satu macam ular paling beracun di Asia.

Ular ini bisa menyebabkan ribuan kematian per tahun di India dan Sri Lanka. Sehingga ular ini masuk kelompok hewan buas paling membahayakan di dunia.

Harimau bengal

Harimau bengal yakni termasuk hewan buas paling mematikan. Hewan buas ini menjadi salah satu predator tearatas dalam rantai makanan dengan kecakapan mencekik malahan kerbau seberat satu ton.

Tak cuma itu, hewan mematikan ini juga mempunyai kecakapan berlari dengan kecepatan 65 kilometer.

13 Tumbuhan Langka di Indonesia Yang Cantik dan Unik

Tumbuhan Langka di Indonesia Yang Cantik dan Unik – Kenali ragam-ragam tumbuhan langka di Indonesia dan sekitarnya. Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan flora dan fauna. Luas hutan tropis Indonesia, adalah sekitar 130,61 juta hektar. Hutan tropis ini menjadi habitat dari beberapa besar populasi spesies dari 17% spesies flora-fauna dunia yang ada di Indonesia.

13 Tumbuhan Langka di Indonesia Yang Cantik dan Unik

1. Rafflesia Arnoldii

Ini merupakan bunga bangkai dengan nama latin Amorphophallus titanum yang yaitu bunga raksasa yang unik. Mengapa dapat dikatakan unik? Sebab bunga ini bisa mengeluarkan bau busuk seperti bangkai. Menariknya, bunga ini juga tak bisa dipetik sebab perawakannya yang besar dan yaitu salah satu bunga tertinggi di dunia. Untuk di Indonesia, tumbuhan langka ini tak cuma terdiri dari satu spesies saja. Tercatat, ada sekitar 170 spesies bunga bangkai di dunia. Bunga ini juga menjadi tumbuhan khas dataran rendah yang tumbuh di tempat yang beriklim tropis dan subtropis.

2. Edelweiss Jawa

Nah, sekiranya pernah mendaki gunung Bromo atau pegunungan lain, tumbuhan langka ini dapat dengan gampang ditemui. Ini merupakan tumbuhan langka dengan nama bunga senduro atau diketahui Edelweiss Jawa. Habitat bunga ini ialah di sekitar pegunungan di kawasan Pulau Jawa yang umumnya tumbuh berkembang sesudah terjadinya erupsi. Populasi bunga ini kian sedikit, imbas banyak lahan yang dialihfungsikan.

3. Bunga Cendana

Tumbuhan langka di Indonesia lainnya merupakan bunga Cendana. Nama latinnya merupakan Santalum album, salah satu pohon yang mempunyai banyak manfaatnya di Indonesia. Pohon cendana menjadikan kayu yang tergolong dalam klasifikasi kayu mewah dan mempunyai keunikan.

4. Kantong Semar

Tumbuhan langka di Indonesia selanjutnya ialah pohon Kantong Semar. Untuk edukasi si kecil, ini dinamakan “Semar” sebab banyak orang memandang tanaman ini mirip tokoh pewayangan, Wayang Semar, dengan perut besarnya. Keunikan tumbuhan langka ini berlokasi pada kesanggupan dalam memangsa serangga seperti lalat, lebah, dan kumbang. Tidak jarang, sebutan tumbuhan langka ini berbeda-beda di tiap-tiap tempat. Ada yang menyebutnya sebagai periuk simpanse, kantok beruk dan banyak lagi.

5. Pohon Damar

Beralih ke salah satu ragam pohon dan tumbuhan langka di Indonesia. Fauna ini yaitu pohon Damar dengan nama latinnya Agathis dammara. Tanaman ini mempunyai tinggi batang berkisar hingga 60 meter. Pohon ini banyak ditemukan di tempat Papua. Tumbuhan langka ini dimanfaatkan untuk pembuatan kopal. Habitat pohon damar ketika ini hampir punah dan telah jarang ditemukan.

6. Anggrek Hitam

Tumbuhan langka di Indonesia untuk edukasi si kecil lainnya adalah anggrek hitam. Nama ilmiahnya Coelogyne pandurat. Berbeda dengan ragam bunga anggrek pada biasanya, ini mempunyai ciri khas ialah warna hitam pada lidah bunga. Di luar negeri awam disebut Black Orchid meski di Kalimantan Timur disebut Kersik Luai. Habitat tumbuhan langka ini tersebar di Kalimantan Timur, Sumatera Utara dan Riau. Tapi, keberadaanya terancam punah dan susah ditemukan ketika ini.

7. Tengkawang

Tumbuhan langka sebagai edukasi si kecil lainnya merupakan Tengkawang (Shorea). Habitatnya bisa ditemukan di tempat Kalimantan. Menariknya, tumbuhan ini banyak dimanfaatkan untuk beragam hal. Masyarakat setempat banyak mengolahnya sebagai minyak. Minyak Tengkawang dibuat dari biji-biji yang bertumbangan. Minyak ini umumnya diterapkan untuk obat tradisional dan penyedap kuliner. Kecuali sebagai minyak, biji-bijiannya juga yaitu pakan dan makanan bergizi untuk binatang hutan.

8. Daun Payung

Daun Payung merupakan tumbuhan langka di Indonesia. Tumbuhan ini mempunyai nama latin Johannesteijsmannia altifrons. Tanaman ini juga dapat disebut daun alo, daun raksasa, atau daun sang. Keunikan utama daun Payung menonjol dari daunnya berukuran raksasa, adalah 6 meter dengan lebar 1 meter. Wujudnya melebar di tengah serta meruncing di komponen pangkal dan ujung. Dapat menemukan tumbuhan ini di tempat Sumatera. Pada zaman dulu, daun ini diterapkan masyarakat untuk dinding rumah atau atap rumah.

9. Sarang Semut

Kecuali tanaman langka di atas, Indonesia juga mempunyai banyak ragam tanaman obat. Bila diamati sekilas, tumbuhan langka ini menyerupai rumah tawon ya. Tanaman ini yaitu Sarang Semut. Mempunyai nama latin Myrmecodia pendans. Dinamai ini sebab umumnya diwujudkan daerah semut untuk menaruh makanan. Dia hidup dengan melekat pada tanaman lain yang mempunyai batang pohon besar. Tumbuhan langka di Indonesia ini yaitu tumbuhan epifit yang berasal dari Papua. Cukup susah menemukan eksistensi tumbuhan ini ketika ini. Walaupun, tanaman langka ini mengandung banyak vitamin sehingga juga diketahui sebagai tanaman obat.

10. Taxus Sumatrana

Pernahkah mendengar tumbuhan satu ini? Untuk edukasi si kecil, ini yaitu tumbuhan langka dengan nama Taxus. Mengutip Balai Litbang LHK Aek Nauli, tanaman ini diketahui di dunia sebagai obat anti kanker semenjak tahun 1970-an. Dimanfaatkan untuk pengobatan kanker rahim dan kanker payudara. Ekstrak dari tanaman ini ialah paclitaxel (TaxolTM) dimanfaatkan untuk menghalangi pertumbuhan sel kanker. Kecuali sebagai obat kanker, taxus juga memiliki potensi sebagai anticonsulvant dan antipyretic serta juga sebagai analgesic.

11. Purwaceng

Macam tumbuhan langka di Indonesia lainnya merupakan Purwaceng. Ini dengan nama latin Pimpinella pruatjan. Banyak orang memanfaatkan tanaman ini untuk penambah stamina. Dengan sistem menjadikannya bubuk dan dicampur bersama susu atau kopi. Habitatnya tersebar di tempat dataran tinggi Jawa Tengah seperti Dieng. Menariknya, Purwaceng juga subur dan hidup di tempat pegunungan Hyang dan Tengger. Banyak spesialis kesehatan memanfaatkan tanaman ini untuk khasiat afrodisiak alias menambah gairah seksual pada pria.

12. Anggrek Jamrud

Jamrud atau Zamrud merupakan ragam tanaman langka lainnya yang termasuk dalam klasifikasi bunga anggrek. Meski mempunyai sebaran yang luas di Indonesia, tapi cukup susah menemukannya di alam. Beberapa besar tanaman anggrek kini cuma tersedia di warung atau kolektor anggrek. Macam anggrek Jamrud ini umumnya terdapat di sejumlah habitat dengan perawatan yang tinggi. Harganya yang tinggi mewujudkan tanaman ini cukup susah untuk dimiliki.

13. Anggrek Tebu

Anggrek tebu merupakan tanaman langka yang yaitu varietas terbesar dari tanaman anggrek. Tanaman anggrek dengan nama Grammatophyllum speciosum ini beratnya dapat menempuh 1 ton dalam satu rumpun. Ukurannya yang besar, sehingga kerap disebut anggrek raksasa. Bunga anggrek tebu ini berwarna kuning bercampur bintik merah atau hitam. Cukup beda dengan ragam anggrek lainnya. Uniknya, anggrek tebu amat awet dan bendung lama. Anggrek yang telah dipotong dapat bertahan sampai 2 bulan.

Exit mobile version